Postingan

Tak Memiliki Pilihan Adalah Privilage

  I don’t know what kind of this feeling? Apakah ini hampa? Bosan? Lelah? Sumpek? Ingin menyerah? Aku tidak tau. Tapi rasanya kosong, ingin menyerah, bertanya, lelah, sedikit keyakinan setelah keyakinan itu lenyap. Dan aku tidak tau. Tapi yang aku tau, kali ini aku tak boleh menyerah, karena memang tidak bisa. Aku tak punya pilihan lain lagi selain maju, tapi ini adalah rasa yang sangat aku senangi, karena aku tak memiliki banyak pilihan. Bagi sebagian orang memiliki banyak pilihan adalah hal yang menyenangkan, begitu pula denganku. Tapi dengan banyaknya pilihan entah itu hanya bayangan atau kenyataan, membuatku tidak bisa fokus pada satu hal dan berujung tak bisa menggapai satupun apa yang aku mau. Sebelumnya aku berpikir bahwa aku bisa melakukan semua yang aku inginkan. Yaa memang benar aku bisa. Tapi apakah tujuan dari semua itu bisa tercapai atau tidak? Belum ada yang tau. Saking banyaknya pilihan, belum selesai 1 aku sudah memulai yang lain, sehingga menghambatku untuk men...

Mumet terus? Padahal Ga Ada Masalah? Mungkin Ini Penyebabnya

     Kalau kamu merasa stres, ga tau mau ngapain, ga tau penyebabnya tapi rasanya serba salah, serba ga jadi, ga ada yang selesai, bisa jadi masalahnya karena ini….      Beberapa waktu lalu terdapat kontroversi akibat informasi yang diberikan oleh Microsoft. Lah emang isi informasinya apa?      Microsoft bilang kalau attention span (daya fokus) manusia itu saat ini lebih rendah di banding ikan mas. Mereka bilang kalau attention span nya manusia sekarang tuh cuma 8 detik, sedangkan ikan mas aja 12 detik [1] . (note: informasi mengenai data ini masih diperdebatkan)      Sedangkan berdasarkan CNN Health, rata-rata attention span pada screen adalah 2   menit pada tahun 2004 dan turun menjadi 47 detik pada tahun 2021 [2] . Wow, agak kaget ya? Tapi, hubungannya sama perasaan kamu tadi itu apa? Sebelum kamu membahas lebih lanjut aku pengen tanya ke kamu, dan jawab ke...

Cara Memotong Bawang Tanpa Menangis

Gambar
  Cara Memotong Bawang Tanpa Menangis Emang masih musim nangis di depan mertua karena bawang? Gak gak, bercanda (bersyandahh)….                 Jadi aku mau kasi tips anti nangis saat memotong shallot (bawang merah), ini akan jadi tips yang berguna banget, jadi save dulu supaya gak lupa! Tapi sebelumnya, pertama-tama kita harus cari tau dulu apa sih yang membuat kita menangis saat memotong bawang?                 Jadi gini, bayangin kamu adalah seorang kaya raya yang memiliki banyak harta. Tapi tiba-tiba, semua harta kamu mau diambil sama seseorang. Kamu mungkin bakalan marah kan? Atau bahkan kamu akan membawa semua ini ke ranah hukum, sebagai bentuk perlindungan diri kamu.                 Nah begitu pula dengan bawang, khususnya yang akan kita bahas ...

Apakah Memiliki Aura "Maghrib" adalah hal yang buruk?

Akhir-akhir ini kita seringkali mendengar atau melihat orang yang berkomentar di akun orang lain khususnya influencer dengan kata-kata seperti "maghrib" yang bermakna orang yang dikomentari itu memiliki kulit yang berwarna gelap dan dengan tujuan untuk mengkonotasikan bahwa itu adalah imperfection .  Bagi sebagian orang, mungkin akan berpengaruh kepada mental jika terus dilontarkan " bully -an" seperti itu. Sekuat apapun mental dan kepercayaan seseorang, mengingat kepercayaan diri itu fluktuatif (kadang naik, kadang turun), tentu saja hal ini akan berpengaruh terhadap seseorang. Apalagi dengan komentar yang menjamur dan menjadi trend cyberbullying seperti akhir-akhir ini yang terjadi di Indonesia. Tapi apakah benar mempunyai kulit gelap yang dianggap maghrib ini adalah sesuatu yang buruk? jika iya, mengapa kita tidak diciptakan serupa, putih semua? mari kita lihat beberapa perspektif berikut. 1. Dalam Segi Islam Allah berfirman dalam surah Al-Hujurat:13 bahwa Alla...

Menjadi Manusia

 Menjadi Manusia Salah satu keberuntungan dalam menjadi manusia adalah diciptakan menjadi manusia. Tapi sebagai manusia kita terus memiliki permasalahan dan pertanyaan yang justru “mengapa manusia begini?”. Manusia seringkali lupa untuk bersyukur, padahal jika dipikir berulang kali, pedihnya luka pun harus disyukuri. Manusia seringkali lupa, bahwa dirinya lemah. Akibatnya ia ingin mengatur segalanya dalam hidup hingga ia lupa kata berserah.. Manusia juga ingin menikmati indahnya bungat mawar, tapi tak bisa menerima tajamnya duri dari mawar. Manusia yang selalu merasa terluka padahal juga membuat luka pada dirinya hingga orang lain. Diciptakan menjadi manusia adalah hal yang perlu disyukuri, tapi mengapa manusia seringkali mengeluh dan bertanya apa yang harus ia syukuri dalam hidupnya… Manusia seringkali berpikir bahwa ia memiliki kuasa, sehingga lupa pada hakikatnya bahwa ia lemah… Dan jika tidak berserah, bagaimana manusia bisa tetap waras dan menerima segala yang terjadi ...

Siapa yang Paling Terluka?

Siapa yang Paling Terluka?      Tadi aku sedang bercengkeramah dengan beberapa orang sambil melakukan sebuah pekerjaan. Kebetulan pada malam sebelumnya kami sedang memiliki acara yang membuat kami berkumpul dengan orang yang lebih ramai dan memiliki lebih banyak peristiwa.        Saat kami berkumpul kami bercerita megenai hal semalam. Salah satu orang menceritakan bahwa dirinya merasa kesal, tidak dihargai dan mengatakan jika ada acara lagi nanti dia tidak akan datang. Ternyata orang tersebut memiliki luka tersendiri akibat perkataan beberapa orang yang ada disana. Bukan hanya karena acara malam itu, tapi sudah lama dan sering ia tahan. Dalam sudut pandangnya ternyata ia terluka, ia merasa yang paling tidak dihargai. Ia merasa bahwa orang-orang bisa berkata semaunya, tapi tanpa orang lain sadari ia menyimpan dan mengingat semua perkataan yang menyakitkan itu seumur hidupnya.      Saat aku mendengar hal tersebut membuat aku semakin sa...

Cara Lain Mengenal Diri Sendiri

    Cara Lain Mengenal Diri Sendiri      Sekitar 60 menit yang lalu, aku sedang membaca buku. Kebetulan aku merasa jenuh dan sedikit lelah membaca buku tersebut karena level bahasa inggrisnya diatas kemampuanku pada saat itu. Akhirnya aku mencoba mengambil buku dan menulis, sebelumnya aku berpikir 'kayanya boleh nih sambil direkam untuk dijadikan footage konten' tapi aku mikir lagi 'eh gak usah deh, aku lagi pengen sendiri aja dengan diriku sendiri dan mengenal lebih dekat diriku sendiri'. Tanpa direncanakan aku menulis judul di buku itu dengan judul "Mengenal Diriku Lebih Dekat". Aku menuliskannya dengan poin 1, 2, 3 dan seterusnya. Poin pertama yang aku tulis adalah.... 1. Tulisanku jelek, tapi aku sangat mudah untuk menulis sesuatu.       Dalam konteks tersebut aku merasa tulisan tanganku jelek, tapi kalau disuruh menulis aku bisa menyelesaikannya dengan waktu cepat. Kemudian aku teringat, 'oh iya ya dari SD aku tuh suka banget nulis panj...