Apakah Otak yang Rusak Akibat Konten Negatif Dapat Diperbaiki Seperti Semula?
Apakah Otak yang Rusak Akibat Konten Negatif Dapat Diperbaiki Seperti Semula?
Manusia memiliki berbagai macam bakat yang luar biasa yang membedakan manusia dengan hewan, meliputi berbagai macam aspek seperti sosial, intelektual, moral, bahasa, dexterity(ketangkasan), serta emosi. Jika seekor lalat buah saja memiliki 100.000 sel aktif, seekor tikus memiliki 5 juta sel aktif, bahkan seekor kera 10 miliar sel aktif, maka manusia memiliki sekitar 100 miliar sel aktif sejak lahir. Dan sejak hari pertama kehidupan sel-sel tersebut membentuk koneksi belajar atau yang biasa disebut sinapsis dengan kecepatan luar biasa yaitu 3 miliar perdetik.
Melalui CT scan kita dapat mengetahui ternyata pada usia 3 bulan, ukuran kepala manusia jauh lebih besar dari anggota badan lainnya. Hal ini membuktikan bahwa perkembangan otak mendahului perkembangan tangan, kaki dan anggota badan lainnya.
Perkembangan otak juga dipengaruhi oleh faktor genetik serta faktor lingkungan. Faktor genetik yang diperoleh dari rekombinasi gen kedua orang tua sedangkan faktor lingkungan meliputi semua faktor dari luar diri anak, seperti gizi contohnya fosfor, kalsium dan asam lemak tertentu seperti DHA, Omega-3, dan EPA yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sel-sel otak, mempengaruhi pertumbuhannya. Ikan laut seperti tongkol ditengarahi mengandung DHA sehingga baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Faktor dari luar juga dapat berupa stimulasi contohnya ketika seseorang melihat kucing melahirkan, akhirnya teransang rasa ingin tahu hingga ia mencari tahu. Stimulasi dini juga berpengaruh terhadap pembentukan dan pertumbuhan otak. suara ibu, seperti perkataan, degup jantung, tarikan nafas, bacaan Al Quran, musik, sentuhan dan belaian di perut, yang lembut, memberi stimulasi positif. Stabilitas emosi ibu akan terkait dengan stablitas hormonal juga akan mempengaruhi perkembangan otak. Obat-obatan, kafein, narkoba, alkohol, nikotin, radiasi, teratogen, dan penyakit memberi stimulasi negatif terhadap perkembangan otak. Oleh karena itu ibu hamil harus menjaga emosi dan menjauhi dari makanan dan minuman yang tidak sehat.
Pertanyaannya stimulasi seperti apa yang didapatkan oleh otak kita? Bagaimana respon dari otak kita? Mengenai apakah otak yang rusak baik itu akibat benturan, narkotika, film porno dan lainnya apakah masih bisa kembali normal? Atau adakah bukti konkrit bahwa hal tersebut dapat mempengaruhi otak sehingga menyebabkan perubahan sikap hingga ke tingkat kognitif?
Dr. John Harlow dan kemudian dipelajari secara mendalam oleh Dr. Antonio Damasio, yang memberikan bukti ilmiah bagaimana kaitan erat antara kondisi otak dengan sikap dan perilaku pada manusia. Pada tahun 1848, Phineas Gage merupakan seorang lelaki insinyur bangunan, berusia 25 tahun yang bekerja untuk perusahan pembuat kereta api Rutland & Burlington Railroad. Menurut pimpinannya, Gage merupakan seorang pekerja yang amat cermat dan cakap . Gage seorang lelaki yang efisien dan sangat cocok untuk pekerjaan yang membutuhkan ketahanan stamina ,ketangkasan fisik dan daya konsentrasi yang tinggi untuk jangka waktu lama. Tugas utama Gage saat itu adalah membuka jalan baru kereta melintasi Vermont. Suatu waktu, karena adanya bebukitan dan gunung yang sulit ditembus dengan cara biasa, Gage mengambil keputusan untuk meledakkan gunung dan bukit batu itu s ehingga harapannya lebih efisien dan mudah ditembus. Caranya yaitu dengan membuat lubang di batu, kemudian diisi separuh bubuk mesiu kedalam lubang, dipasang sumbu serta ditutupi rapat dengan pasir. Setelah lubang menjadi padat sumbu akan dinyalakan. Persis ketika lubang terakhir diisi mesiu dan belum sempat dimasukkan pasir, tiba-tiba seseorang memanggilnya namanya dan membuat Gage menoleh melalui bahu kanannya dalam sepersekian detik, tanpa sadar batang besi yang dipegang Gage terisi dalam lubang dan membuat gesekan dengan bubuk mesiu, terjadilah ledakan yang membuat kaget semua orang. Ketika kekagetan sudah mereda semua orang mendapati sebatang besi baja telah menancap di kepala Gage. Besi itu masuk melalui pipi kiri Gage menembusnya menuju otak bagian depan dan keluar di ubun- ubun kepala.
Gage langsung di bawa ke satu tempat dan dipanggil dokter untuk melepaskan batangan baja itu. Jika mengandalkan pikiran manusia seharusnya Gage sudah mati, namun kenyatannya Gage masih bertahan hidup pada saat itu. Gage masih tampak sehat dan rasional menceritakan kisah kronologis kejadian itu. Ia kemudian dirawat dan dinyatakan sembuh dalam waktu 2 bulan usai kejadian.Namun, apa yang terjadi? Gage kini bukanlah Gage yang dulu. Ia berubah total, meski tetap cerdas Gage kehilangan kepribadiannya yang asli. Ia mengalami kekacauan dalam hidup, ia berpindah-pindah kerja dan bergantung pada orang lain, kehilangan kesantunan sosial dan perencanaan masa depan.
Berdasarkan musibah yang dialami oleh Gage ini ternyata membuat perkembangan ilmu di bidang ini semakin pesat. Musibah yang dialami oleh Gage kini banyak membuka tabir ilmu pengetahuan. Hal ini merupakan salah satu contoh pengaruh kerusakan otak terhadap kehidupan Gage. Gage tidak mengetahui saat itu bahwa hal seperti itu akan menimpa dirinya?
Tapi orang yang mencari ini, mungkin terdapat kesadaran bahwa terjadi perubahan terhadap suatu individu baik itu karena alkohol, konten negatif dan masih banyak lagi atau kita sebut saja seperti “penyakit yang di buat”. Lantas karena ada rasa penyesalan orang tersebut memutuskan untuk berubah menjadi lebih baik dan berfikir apakah otak yang selama ini tidak digunakan secara maksimal atau bahkan tidak digunakan untuk hal baik dapat kembali seperti semula?
Sel syaraf otak tidak bertambah lagi jumlahnya setelah lahir, tetapi pembentukan myelin dan hubungan antar sel syaraf terus berlangsung. Diperkirakan jumlah sel syaraf otak orang dewasa mencapai 100.000.000.000 (100 milyar) dan ditambah lebih banyak lagi sel glia sehingga mencapai sekitar satu trilyun sel. Setelah lahir, jumlah hubungan antar sel syaraf otak (sinap) melalui dendrit dan neurit terus bertambah. Satu sel syaraf otak dapat menjalin hubungan dengan, 5, 10, 100 atau bahkan 20.000 sel 7 syaraf otak lainnya. Jadi jika semua sel syaraf rata-rata membentuk 10.000 hubungan, maka akan menghasilkan kombinasi 100.000.000.000. ! 10.000!. Bisa dibayangkan betapa rumitnya jaringan syaraf otak tersebut. Semakin banyak jumlah hubungan tersebut semakin cerdas otaknya. Jumlah hubungan antar sel syaraf otak tersebut sangat ditentukan oleh stimulasi dan makanan.
Manusia diberikan potensi untuk terus berubah di sepanjang hidupnya , kemampuan ini disebut dengan neuroplastisitas yang merupakan daya pembentukan sirkuit sel saraf (melalui kemampuan sel saraf untuk berubah) oleh pengalaman. lebih singkat bahwa neuroplastisitas merupakan kemampuan otak untuk memodifikasi dirinya (sel saraf) dan beradaptasi dengan tantangan yang berasal dari lingkungan. Neuroplastisitas memungkinkan setiap orang bisa menjadi apa saja seperti yang diharapkan melalui latihan dan pengalaman. Sebagai contoh salah seorang yang ingin dirinya menjadi manusia yang cerdas tentu ia akan belajar dengan giat dan sungguh-sungguh agar dapat mencapai hasil yang dimaksimalkan. Jika hal ini dilakukan dengan terus menerus maka ia akan menjadi karakter atau perilaku yang baik, sehingga otak manusia pun akan berkembang dengan baik. Sifat neuroplastisitasnya yaitu hubungan antarsel saraf otak yang biasa disebut dengan sinapsis. Hal ini sangat rentan berubah dalam berbagai intervensi yang merupakan sifat dasar otak manusia yang membuatnya dapat berubah pada tingkat seluler atau molekuler. Sifat ini juga yang dapat membuat upaya- upaya dalam pembentukan hal-hal baik. Hal tersebut yang ada kaitannya dengan moral dan menjadi hal yang tidak mudah. Pelatihan moral (moral training) sejak dini dan berulang menjadi sangat esensial. Kebiasaan- kebiasaan yang tidak baik, seperti halnya meminum minuman keras, merampok, berjudi, seks tidak wajar, dan semua jenis perbuatan tercela lainnya dengan cepat dapat mengubah otak melalui pembentukan suatu sirkuit yang baru. Jika hal ini terjadi secara berulang-ulang dan terus menerus, maka akan segera membentuk struktur tetap di dalam otak yang sangat sulit diubah. Demikian halnya dengan pembiasaan melakukan hal-hal baik. Oleh sebab itu, pembiasaan yang baik tentu harus ditanamkan sejak dini sehingga otak akan berpengaruh sesuai dengan aktivitas atau perilaku yang dilakukan.
Seorang ilmuan yang membahas ilmu tentang neurosains membuktikkan bahwa sel saraf otak mempunyai suatu kemampuan untuk melahirkan sel saraf baru. Nama lain dalam hal tersebut dikenal dengan sebutan neurogenesis. Sehingga pernyataan yang mengatakan bahwa sel syaraf otak tidak bertambah lagi jumlahnya setelah lahir dapat dibantah, bukti lainnya juga berdasarkan neuroplastisitas yang telah dijelaskan sebelumnya. Dua pendekatan tersebut yakni neurogenesis dan neuroplastisitas mampu menerangkan bagaimana sikap dan perilaku seseorang dalam sehari-hari bisa berubah berdasarkan pengalaman atau kebiasaan hidup yang dilaluinya.
“Otak Manusia Memiliki Cara Memperbaiki Dirinya Sendiri” Jocelyne Bloch Dokter Ahli Bedah Saraf. Ilmuwan mengira produksi sel berhenti begitu saja sehingga menyimpulkan bahwa penyakit saraft seperti Alzheimer dan Parkinson serta Stroke tidak dapat disembuhkan. Namun setelah dilakukan penelitian setidaknya ada 3 lokasi khusus pada otak dewasa yang dapat terus memproduksi sel baru yang melibatkan sel punca(Neural Stem Cell) dan sel progenitor (Neural Progenitor Cell) yang membentuk neuron baru atau menggantikan sel tua. Daerah khusus ini adalah Girus Dentatus yang berkaitan dengan belajar dan ingatan, zona subventrikular yang diduga menyuplai neuron ke bulbus oltakfori, dan striatum yang membantu mengatur gerakan.
Berikut video cara memperbaiki otak akibat konten negatif...

Komentar
Posting Komentar