Apakah Memiliki Aura "Maghrib" adalah hal yang buruk?
Akhir-akhir ini kita seringkali mendengar atau melihat orang yang berkomentar di akun orang lain khususnya influencer dengan kata-kata seperti "maghrib" yang bermakna orang yang dikomentari itu memiliki kulit yang berwarna gelap dan dengan tujuan untuk mengkonotasikan bahwa itu adalah imperfection . Bagi sebagian orang, mungkin akan berpengaruh kepada mental jika terus dilontarkan " bully -an" seperti itu. Sekuat apapun mental dan kepercayaan seseorang, mengingat kepercayaan diri itu fluktuatif (kadang naik, kadang turun), tentu saja hal ini akan berpengaruh terhadap seseorang. Apalagi dengan komentar yang menjamur dan menjadi trend cyberbullying seperti akhir-akhir ini yang terjadi di Indonesia. Tapi apakah benar mempunyai kulit gelap yang dianggap maghrib ini adalah sesuatu yang buruk? jika iya, mengapa kita tidak diciptakan serupa, putih semua? mari kita lihat beberapa perspektif berikut. 1. Dalam Segi Islam Allah berfirman dalam surah Al-Hujurat:13 bahwa Alla...