Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2022

Seberapa Penting Ilmu Kimia?

Seberapa Penting Ilmu Kimia?                Kita mengetahui bahwa kimia adalah ilmu yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan, terutama dalam penerapannya.  Ilmu kimia adalah ilmu yang membahas tentang struktur, sifat dan perubahan materi. Didalam ilmu kimia membahas atom, ikatan kimia, reaksi kimia, pengelolaan zat kimia agar menjadi sesuatu yang bermanfaat bahkan menjadi industri, dan masih banyak lagi. Dari pembelajaran tersebut seorang kimiawan atau ahli kimia dapat membuat berbagai hal, misalnya obat-obatan, vitamin, pupuk dan sebagainya yang dapat dikembangkan sehingga menjadi beberapa industri.   Ilmu kimia ini dianggap sangat penting, karena ilmu kimia dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Kebanyakan orang beranggapan bahwa kimia adalah sesuatu yang berbahaya, seperti formalin, boraks, pengawet dan lain-lain yang dapat merusak organ tubuh seperti ginjal, jantung dan hati. Kebanyakan orang juga berpikir bahw...

Apakah Otak yang Rusak Akibat Konten Negatif Dapat Diperbaiki Seperti Semula?

Gambar
  Apakah Otak yang Rusak Akibat Konten Negatif Dapat Diperbaiki Seperti Semula? Manusia memiliki berbagai macam bakat yang luar biasa yang membedakan manusia dengan hewan, meliputi berbagai macam aspek seperti  sosial,  intelektual, moral, bahasa,  dexterity (ketangkasan) , serta emosi. Jika seekor lalat buah saja memiliki 100.000 sel aktif, seekor tikus memiliki 5 juta sel aktif, bahkan seekor kera 10 miliar sel aktif, maka manusia memiliki sekitar 100 miliar sel aktif sejak lahir. Dan sejak hari pertama kehidupan sel-sel tersebut membentuk koneksi belajar atau yang biasa disebut  sinapsis dengan kecepatan luar biasa yaitu 3 miliar perdetik.     M elalui CT scan kita dapat mengetahui ternyata pada usia 3 bulan, ukuran kepala manusia jauh lebih besar dari anggota badan lainnya. Hal ini membuktikan bahwa perkembangan otak mendahului perkembangan tangan, kaki dan anggota badan lainnya. Perkembangan otak juga dipengaruhi oleh faktor genetik serta faktor l...